Pencegahan Perilaku Menyimpang Akibat Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja Millenial di Pulau Untung Jawa

  • Aulia Nursyifa Universitas Pamulang
Keywords: Drugs, Deviant Behaviour, Millennial Adolescents, Prevention

Abstract

PREVENTION OF DEVIANT BEHAVIOUR DUE TO DRUG ABUSE IN MILLENIAL ADOLESCENTS IN UNTUNG JAWA ISLAND.
The changing times are so rapidly that youth are susceptible to deviating behaviors, one of which is drug abuse among adolescents. The existence of tourist attraction becomes an attraction for tourists in Pulau Untung Jawa, the tourists can bring influence to the youth in Untung Jawa island including drug use. The purpose of this devotion is to provide knowledge to the youth to make precautions against deviant behavior due to drug abuse. Method of community devotion in the form of counseling to adolescent youth organization Untung Jawa Island which amounted to 30 people. The results of devotion to the community showed that there was increased understanding of participants related to drug hazards of 82%. The participants were also very enthusiastic to follow the activities that took place. With the activity of devotion to the community can provide awareness for adolescents to do prevention of the impact of the drug by conducting a variety of positive activities such as: following entrepreneurial training, attending sports activities, attending the arts, following religious activities, becoming a janitor, and developing tourism objects in the Untung Jawa Island. This effort is a preventive measure of deviant behaviour due to adolescent drug abuse. The youth of Untung Jawa Island has proved to be a healthy generation without drugs and a young generation that is useful to the surrounding community.

References

Abudi, R., & Irwan. (2015). Peningkatan pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan narkoba dan HIV AIDS melalui pelatihan kader pada remaja Gorontalo. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

Anggraeni, S. (2016). Efektivitas penyuluhan NAPZA terhadap tingkat pengetahuan siswa di SMK DD Kabupaten Tanah Laut. Jurkesisa, 6(3), 18-22.

CNN Indonesia. (2019). Survei BNN: 2,3 juta pelajar konsumsi narkoba. Retrieved September 1, 2019, from https://www.cnni.ndonesia.com/nasional./2019062-20-405549

Fatchurahman, M. F., & Bulkani. (2006). Peran guru pembimbing dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika pada siswa SMA negeri dan swasta Kota Palangka Raya. Jurnal Warta, 9(1), 21 -27.

Fitri, M., & Migunani, S (2014). Sosialisasi dan penyuluhan narkoba. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 3(2), 72-76.

Fitriana, S. (2011). Kontribusi layanan informasi dan bimbingan kelompok terhadap sikap siswa tentang narkoba. Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B), 1(1), 1-20.

Hawari, D. (2009). Penyalahgunaan ketergantungan Naza (Narkotika, alkohol dan bahan adiktif). Jakarta: FKUI.

Hermawan, A., & Santoso, D. W. (2013). Penyuluhan dan Pengenalan Bahaya Narkoba sebagai Bentuk Pencegahan Dini Penggunaan Narkoba pada Anak. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 2(3), 178-182.

Hidayati, P. E., &.Indrawati. (2012). Gambaran pengetahuan.dan.upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja. Jurnal Gaster, 9(1), 15-21.

JPNN. (2019). Ada 4,5 juta pengguna narkoba di indonesia, sikat pengedar dan bandar yang berkeliaran. Retrieved September 1, 2019, from https.://www.jpnn.com/news/ada45juta penggunanarkobadiindonesia.

Kartono, K. (2009). Patologi sosial. Jakarta: Rajawali Pers.

Kartono, K. (2010). Kenakalan remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Kementerian Republik Indonesia. Undang-.Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba (2009). Diambil dari www.hukumonline.com

Malla, M. A. (2019). Factors contributing to the problem of drug abuse among the adolescents in Kashmir Valley. International Journal of Research and Analytical Reviews, 6(1), 248-254.

Narwoko, J. D., & Suyanto, B. (2014). Sosiologi teks pengantar dan terapan. Jakarta: Kencana.

Patinus, Parwadi, R., & Donatianus. (2014). Kenakalan remaja di kalangan siswa siswi SMPN 07 Sengah Temila. Jurnal Program Magister Ilmu Sosial. Universitas Tanjungpura, 1-15.

Ross, S. M., & Morrison, G. R. (2004). Experimental research methods. In D. H. Jonassen (Ed.), Handbook of Research on Educational Communications and Technology (pp. 1021-1044). Oxfordshire, United Kingdom: Taylor & Francis.

Sholihah, Q. (2015). Efektivitas program P4GN terhadap. pencegahan penyalahgunaan Napza. Jurnal Kesehatan. Masyarakat, 9(1), 153-159.

Setiadi, E. M., & Kolip, U. (2011). Pengantar sosiologi pemahaman fakta dan gejala permasalahan sosial: Teori, aplikasi, dan pemecahannya. Jakarta: Kencana.

Soekanto, S. (2010). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Grafindo.

Sunarto, K. (2004). Pengantar sosiologi. Jakarta: Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Syarbaini, S., &.Rusdiyanta. (2009). Dasar-dasar sosiologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suara.com. (2019). Peningkatan penggunaan narkoba di kalangan remaja di Indonesia mencapai 24 hingga 28 persen. Retrieved September 1, 2019, from https://www.suara.com/news/ 2019/26/132536

Tribunnews.com. (2019). Pengguna narkoba di kalangan. millenial. meningkat. Retrieved September 1, 2019, from https://www.tribunnews.com/nasional/2019/06/26

Utami, H. (2017). Pengembangan wawasan mengenai jenis dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi para pemandu wisata lokal di kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Sarwahita, 14(2), 99-107.

Van Ryzin, M. J., Roseth, C. J., Fosco, G. M., Lee, Y. K., & Chen, I. C. (2016). A component-centered meta-analysis of family-based prevention programs for adolescent substance use. Clinical Psychology Review, 45, 72-80.

Wiyani, R., Yudiernawati, A., & Maemunah, N. (2017). Pengaruh pemberian penyuluhan terhadap pengetahuan pada remaja awal tentang bahaya narkoba di MAN 1 Kelas X Malang. Nursing News, 2(2), 772-782.

Published
2020-11-30
How to Cite
Nursyifa, A. (2020). Pencegahan Perilaku Menyimpang Akibat Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja Millenial di Pulau Untung Jawa. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(4), 1110-1121. https://doi.org/10.30653/002.202054.567
Section
Articles